Makanan yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan otak 

Tentang Kesehatan otak

Sampai kapanpun otak akan selalu berperan penting dalam kehidupan manusia sebab apabila otak rusak maka dapat mempengaruhi organ tubuh lainnya. Pentingnya otak dalam tubuh dikarenakan dapat membuat jantung berdetak, paru-paru bernafas, dan sistem lainnya yang ada dalam tubuh berfungsi.

Apa yang kita makan akan berdampak pada tubuh salah satunya otak. Beberapa makanan yang masuk ke tubuh terkadang menjadi bakteri dalam usus yang kemudian dapat memicu proses metabolisme dan peradangan otak yang bisa berdampak pada memori, Tidak hanya itu, beberapa efek negatif lainnya adalah mempengaruhi suasana hati dan meningkatkan risiko demensia. Perlu diketahui bahwa peneliti sudah memperkirakan jika demensia akan mempengaruhi lebih dari 65 juta orang di seluruh dunia pada tahun 2030. Jangan sampai ini akan menyerang Anda.

Salah satu cara untuk mengurangi risiko demensia dan efek negatif pada otak lainnya adalah dengan memperhatikan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh. Perlu adanya diet atau mengurangi konsumsi makanan yang dapat merusak otak.

Berikut ini beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan otak.

1. Makanan tinggi karbohidrat olahan

Makanan tinggi karbohidrat olahan seperti tepung belum lahir ditambah gula akan menyebabkan indeks glikemik (GI) tinggi. Bahaya yang ditimbulkan adalah kadar gula darah dan insulin melonjak terlebih jika dimakan dalam jumlah yang besar. Berdasarkan penelitian, makanan yang tinggi indeks glikemik akan merusak fungsi otak termasuk memori pada anak-anak maupun orang dewasa. Penelitian lainnya juga menemukan bahwa orang lanjut usia yang mengkonsumsi 58% kalori harian dalam bentuk karbohidrat akan memiliki risiko gangguan mental ringan dan demensia hampir dua kali lipat.

Anak-anak juga tak luput dari efek konsumsi karbohidrat, dimana berdasarkan penemuan penelitian anak usia 6 sampai 7 tahun akan memiliki skor kecerdasan nonverbal yang lebih rendah dibandingkan anak lainnya yang tidak mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan.

2. Ikan bermerkuri

Merkuri sudah dikenal berbuat baik jika terkontaminasi ke makanan atau sebagai tambahan bahan kosmetik. Tahukah Anda bahwa merkuri berbahaya karena ini merupakan kontaminan logam berat dan racun syaraf yang disimpan dalam waktu lama dalam jaringan hewan.

Apabila seseorang menelan merkuri maka itu akan menyebar ke seluruh tubuh kemudian terkonsentrasi di otak, ginjal, dan hati. Bahaya dari merkuri adalah terganggunya sistem saraf pusat dan neurotransmitter. Selain itu juga mampu mengakibatkan kerusakan otak dan stimulasi neurotoksin.

Lebih berbahaya lagi jika wanita hamil mengkonsumsi ikan bermerkuri yang membuat janin dalam kandungan mengalami gangguan perkembangan otak dan menyebabkan kerusakan komponen sel serta cerebral palsy sekaligus menyebabkan keterlambatan dalam perkembangan lainnya. Begitupun dengan orang dewasa,

3. Makanan dan minuman dengan gula tambahan

Tahukah Anda bahwa otak menggunakan energi yang berbentuk glukosa yang berfungsi sebaggai bahan bakar dalam kegiatan sehari-hari. Orang bisa mendapatkan glukosa denan konsumsi gula namun mengonsumsinya dalam jumlah tinggi maka nantinya dapat menyebabkan kelebihan glukosa. Kondisi ini terbukti dapat menimbulkan beberapa masalah seperti gangguan memori. Penyebab gangguan memori ini adalah berkurangnya plasitisitas hippocampus yang merupakan bagian otak untuk mengendalikan memori.

Makanan dan minuman dengan gula tambahan seperti soda, pai,minuman energi maupun jus gula dapat membuat lingkar pinggang memperbesar dan juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan jantung serta yang paling penting memiliki efek negatif pada otak. Para peneiti mengungkapkan bahwa diabetes tipe 2 terbukti meeningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

Itulah beberapa makanan yang harus dihindari untuk kesehatan otak.